Profesor UNNES Beri Seminar Kewirausahaan di Futuhiyyah - Pondok Pesantren Futuhiyyah

Breaking

Random posts

Selasa, 08 Mei 2018

Profesor UNNES Beri Seminar Kewirausahaan di Futuhiyyah

MS/Futuhiyyah Online

Pondok Pesantren (Ponpes) Futuhiyyah Mranggen Demak bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang  (UNNES) menggelar program bertajuk "Professor Goes to School". Program tersebut dikemas dalam sebuah seminar dengan mengambil tema "Pengembangan keprofesian berkelanjutan dan kewirausahaan".
Bertempat di Aula Yayasan Ponpes Futuhiyyah pada Rabu (5/5), acara itu di hadiri para ustaz dan para dewan guru se-yayasan Futuhiyyah. Turut hadir utusan dari UNNES Prof. Dr. Abdurrahman selaku kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES, Prof. Dr. Amin Retnoningsih, dan Prof. Dr. Sucihatiningsih sebagai narasumber.
Perwakilan dari yayasan Futuhiyyah, KH. Helmi Wafa menyambut baik kegiatan tersebut. Menyampaikan pesan dari KH. Hanif Muslih, Pembina yayasan yang berhalangan hadir, Helmi mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf pada pihak UNNES.
“Tentu kami senang sekali dengan adanya kegiatan ini. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya,” ucapnya.
Dalam seminar tersebut Prof Suci mengajak para guru dan ustaz di yayasan Futuhiyyah untuk mendorong dan memotivasi para santri atau murid agar memiliki jiwa wirausaha. Menurutnya, pengusaha memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan perekonomian Indonesia.
“Sebuah negara akan sejahtera kalau memiliki minimal 2% pengusaha,” tuturnya.
Saat ini jumlah pengusaha di Indonesia masih di bawah 1 persen.
“Jauh dari kata ideal,” lanjutnya.
Karena itu, menurut Prof Suci, para guru dan santri khusnya yang bernaung di lembaga Futuhiyyah harus selau kereatif dan inovatif memanfaatkan peluang usaha yang ada apalagi di era moderen seperti saat ini.
Penandatangan MoA
Selain seminar, acara tersebut juga disertai penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) sebagai tindak lanjut atas penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara UNNES dengan Yayasan Futuhiyyah. MoA tersebut ditandatangi oleh Prof. Dr. Abdurrahman sabagai perwakilan dari UNNES dan KH. Hilmi Wafa sebagi perwakilan Yayasan Futuhiyyah.
Gus Helmi berharap kerja sama antara UNNES dengan Ponpes Futuhiyyah dapat menumbuhkan hal-hal positif dan penuh berkah. Apalagi, Futuhiyyah akan membentuk jenjang pendidikan tinggi seperti Politek.
"Semoga kerja sama ini dipenuhi keberkahan," harapnya. (Syamsul Maarif)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar