Ihwal Rabu Wekas - Pondok Pesantren Futuhiyyah

Breaking

Random posts

Selasa, 06 November 2018

Ihwal Rabu Wekas


Rabu terakhir bulan Shofar atau yang biasa disebut Rabu Wekas bagi sebagian kalangan bukanlah hari biasa. Almarhumah Umi Saadah Muslih, istri Mbah Muslih, dalam kitab "Risalatu Athibbail Qulub" menulis tentang Rabu Wekas. Berikut penjelasan Umi Saadah dalam kitab tersebut. 

Disebut dalam kitab "Kanzun Najah fi Bayani Ma Yuthlabu Fi Shofril Khoir", dari perkataan orang-orang saleh, sudah menjadi kehendak Allah bahwa setiap bala (cobaan) yang akan diturunkan pada tahun yang akan dilalui dipusatkan di hari Rabu terakhir bulan Shofar (Rabu Wekas). Bentuk cobaan itu seperti tidak berhasil dalam bercocok tanam (gagal panen) karena hama, kecelakaan, dan lain-lain. 

Karena itu, menurut orang-orang saleh, barangsiapa yang mau berdoa di awal hari bulan Shofar dan di Rabu Wekas, maka insyaallah terhindar dari cobaan-cobaan. 

Berikut doanya:

بسْمِ الِله الرَّحمٰن الرَّحِيْمِ
وَصَلَى اللّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلٍهِ وًصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أًعُوْذٌ بِاللّهِ مِنْ شَرّ هَذَا الزَّمَانِ وَأَهْلِهِ. وَأَعُوْذُ بِجَلاَلِكَ وَجَلاَلِ وَجْهِكَ وَكَمَالِ جَلاَلِ قُدْسِكَ. أَنْ تُجِيْرَنِيْ وَوَالِدَيَّ وَأَوْلاَدِىْ وَأَهْلِىْ وَأَحْبَابِىْ وَمَا تُحِيْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِىْ مِنْ شَرّ هَذِهِ السَّنَةِ وَقِنِىْ شَرِّ مَا قَضَيْتَ فِيْهَا. وَاصْرِفْ عَنِّىْ شَرِّ شَهْرِ صَفَرَ يَاكَرِيْمَ النَّظَرِ وَاخْتِمْ لِىْ فِيْ هَذَا الشَّهْرِ وَالدَّهْرِ بِالسَّلاَمَةِ وَالْعَافِيَةِ وَالسَّعَادَةِ لِىْ وَلِوَالِدَيّ وَأَوْلاَدِىْ وَلِأَهْلِىْ وَمَاتُحُوْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِىْ وَجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ. وَصَلَّى اللّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. ٣x

Keterangan lain yang bersumber dari sebagian Ulama Al-Arifin min Ahlil Kasyf wat Tamkin menyebutkan bahwa setiap setahun sekali, pada Rabu terakhir bulan Shofar (Rabu Wekas), Allah menurunkan bala sebanyak 320.000. Maka, barangsiapa yang mau melakukan salat sunah mutlaqah lidaf'il bala' 4 rakaat, di mana setiap rakaat setelah membaca Al-Fatihah lalu membaca surat Al-Kautsar 17 kali, Al-Ikhlas 5 kali, Al-Falaq 1 kali, dan An-Nas 1 kali, lalu setelah salam membaca doa di bawah ini, maka insyaallah selamat dari cobaan. Berikut doanya:

بسم الله الرحمن الرحيم
أَللّهُمّ يَاشَدِيْدَ الْقُوَى وَيَاشَدِيْدَ الْمِحَالِ يَاعَزِيْزُ يَا مَنْ ذَلَّلْتَ بِعِزَّتِكَ جَمِيْعِ خَلْقِكَ إِكْفِنِىْ مِنْ شَرّ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَامُحْسِنَ يَامُجَمِّلُ يَامُتَفَضِّلُ يَامُنْعِمُ يَامُكْرِمُ يَامَنْ لاَإِلَهَ إِلاّ أًنْتَ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. أَللّهُمّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيْهِ وَجَدِّهِ وَأَبِيْهِ إِكْفِنِىْ شَرّ هَذًا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَا كَافِيَ الْمُهَمَّاتِ يَادَافِعَ الْبَلِيَّاتِ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللّهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَحَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ . وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاّ بِااللّهِ الْعَلِيّ الْعَظِيْمِ. وَصَلَّى اللّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. أَمِيْنْ. ٣


Mengenai niat salat sunahnya, sebagaimana yang diutarakan oleh KH. Maimoen Zubair, adalah sebagai berikut:

اصلي سنة الحاجة لدفع البلاء اربع ركعات لله تعالى

Niat tersebut bila salat dilakukan dalam 4 rakaat satu kali salam. Kalau 4 rakaat 2 kali salam, maka berikut niatnya:

اصلي سنة الحاجة لدفع البلاء ركعتين لله تعالى

Salat sunah tersebut, seperti ditulis Umi Saadah Muslih, dilakukan setelah salat Isya atau setelah salat tahajud atau setelah salat duha. Yang paling utama dilakukan setelah salat zuhur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar