Beasiswa Studi di Aljazair untuk Alumni Futuhiyyah - Pondok Pesantren Futuhiyyah

Breaking

Random posts

Sabtu, 05 Januari 2019

Beasiswa Studi di Aljazair untuk Alumni Futuhiyyah

Para pelajar Indonesia yang belajar di Aljazair. Sumber: google image


Di awal tahun 2019 ini ada kesempatan baik untuk alumni Futuhiyyah, yakni beasiswa studi (mondok) di pesantren Syekh Zawiyah, Aljazair. Hal itu disampaikan oleh pihak Kedutaan Besar Indonesia untuk Aljazair melalui pesan whatsapp kepada pengasuh ponpes Futuhiyyah, KH. Hanif Muslih yang kemudian disebarluaskan pada alumni.

Berikut beberapa poin yang disampaikan pihak Kedubes RI untuk Aljazair seperti tertulis dalam pesan whatsapp tersebut:

  1. Santri benar-benar yang serius hanya menghapal Al-Qur’an dan tambahan ngaji kitab
  2. Siap untuk tidak pulang sebelum hafalannya selesai. Program ini dirancang berdurasi 2 tahun
  3. Tinggal di pesantren/zawiyah kiainya. Adapun kondisi pesantren cukup bagus. Satu kamar dihuni 6 santri dengan tempat tidur dan kasur.
  4. Tidak bisa keluar dari lingkungan pondok/jalan-jalan kecuali memang bersama-sama dan diijinkan
  5. Tiket pesawat, akomodasi, belajar, dan makan ditanggung Syaikh Zawiyah, tetapi tidak ada uang saku
  6. Penerima beasiswa akan memperoleh keuntungan belajar bahasa Arab, Inggris, dan Prancis. Dewan guru berasal dari Aljazair dan Mesir.

Adapun persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi oleh pelamar beasiswa adalah sebagai berikut:

(   1)   Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
(   2)   Ijazah terakhir
(   3)   Paspor
(   4)   Data diri pelamar
(   5)   Data diri orangtua
(   6)   Surat Keterangan Penghasilan Orangtua
(   7)   Surat Sehat
(   8)   Kartu Kuning (suntik miningitis, suntik influenza)

Pendaftaran terakhir Selasa (15/1) 2019. Pelamar membawa persyaratan ke Pondok Pesantren Futuhiyyah, Jalan Suburan Barat Mranggen Demak dengan map warna merah.

Bila ada pertanyaan silakan hubungi CP di bawah ini:
081393889987 (Ahmad Faizurrahman)
085741750745 (Moh. Salapudin)   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar